Thursday, 23 January 2014

Scar of David, Scar of Palestine

Mornings in Jenin Edisi Bahasa Indonesia (Sumber)

Judul asli buku ini adalah Mornings in Jenin, ditulis oleh Susan Abulhawa dan telah diterjemahkan dalam 30 bahasa di dunia. Bercerita tentang kehidupan yang lebih banyak berisi penindasan, balas dendam, invasi, atau apapun yang bisa dimaknai dari kata perang.

Hal pertama yang saya lakukan saat selesai membaca buku itu adalah bersyukur. Bersyukur bahwa Tuhan melahirkanku di tanah yang sangat aman dan nyaman. Jauh dari tekanan akan ketidakadilan perang. Jauh dari penderitaan akan kelaparan dalam pengungsian. Dan jauh lainnya dari segala hal yang aku anggap mengerikan dalam buku ini.

Sunday, 19 January 2014

Indonesia sebagai Negara Maritim Agraris

Bukan lautan hanya kolam susu 
Kail dan jalan cukup menghidupimu 
Tiada badai tiada topan kau temui 
Ikan dan udang menghampiri dirimu 

Bukan lautan hanya kolam susu 
Kail dan jala cukup menghidupmu 
Tiada badai tiada topan kau temui 
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman 
Orang bilang tanah kita tanah surga 
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
(Kolam Susu, Koes Plus)


Tanah yang subur dan wilayah perairan yang luas merupakan anugerah yang perlu disyukuri oleh bangsa Indonesia. Dengan adanya kedua hal tersebut negara ini sering disebut sebagai negara agraris dimana tanahnya digunakan pertanian serta perkebunan dan negara maritim dimana perairannya dimanfaatkan untuk perikanan, tambak, maupun pelayaran. 

Thursday, 16 January 2014

Waduk Tandon, Pelarian dari Waduk Gajah Mungkur

Minggu pagi menjadi hari favorit bagi warga Wonogiri untuk mengunjungi Bendungan Serbaguna Wonogiri atau yang lebih dikenal dengan Waduk Gajah Mungkur. Pengunjung yang membawa mobil dan sepeda motor diharuskan memarkir kendaraannya di tempat yang disediakan dengan jarak yang cukup jauh dari waduk. Di atas waduk, banyak orang yang bersepeda santai, lari pagi, atau sekedar berjalan santai dan bercengkerama dengan keluarga. Jika mereka lapar, beberapa stand makanan telah siap menyajikan macam-macam makanan dengan harga yang cukup terjangkau. Selain itu, stand-stand lain dengan barang dagangan yang beragam juga melengkapi keramaian di sekitar waduk.

Waduk Gajah Mungkur dilihat dari atas (Sumber)

Friday, 20 December 2013

Koreksi (Muhasabah)

Bismillah..

Beberapa hari ini saya merasa ada yang salah pada diri saya dan juga lingkungan sekitar saya. Pasalnya ada beberapa hal yang seharusnya dikatakan salah, tapi karena banyak orang yang membenarkan jadi orang-orang cuma bisa memaklumi.

Source
Koreksi (muhasabah) yang saya maksud ini menyangkut tiga hal, yaitu tentang Jomblo, Hijab, sama Jejaring Sosial.

Thursday, 19 December 2013

Bahagia itu Sederhana

Bismillah..

Alhamdulillah masih diberi kesempatan lagi untuk nulis setelah lumayan lama nggak nulis di blog ini. Sebagai warming up, saya mau curhat aja tentang pengalaman beberapa hari yang lalu ketika saya pergi ke Klaten.

Jadi Jumat dua minggu yang lalu saya dan enam orang teman saya, Mentari, Hana, Faizal, Fachrul, Nofa, dan Kiki hendak pergi ke Klaten untuk membeli beras mencari data statistika tentang ekonomi primer di kota tersebut. Sebenarnya saya agak aras-arasen juga waktu itu, tapi karena udah disetujuin bahwa objek penelitiannya di Klaten jadi ya udah, manut aja. Hehe

Setelah kuliah, sekitar jam setengah sebelas kami berangkat. Empat motor yang kami kendarai berjalan beriringan dengan Faizal, yang memang orang Klaten, memimpin di depan sebagai penunjuk jalan.

Setelah berjalan lebih dari setengah jam, tiba-tiba motor Mentari berhenti. Ternyata rantai motornya lepas. Kami pun terpaksa meninggalkannya di bengkel bersama Hana karena kami harus segera sampai sebelum kantor BPS tutup. Yah, ibarat di film drama, adegannya udah mirip sama pemain yang bilang "Tinggalkan kami... Kamu harus meneruskan perjuangan kami... Berjuanglah!". Lalu, kami pun meninggalkan mereka sambil menitikkan air mata melambaikan tangan.

Sunday, 1 December 2013

Kuliah Ambil Apa? Ambil Hikmahnya Dong!

Sudah sekitar 1,5 tahun saya menjalani hidup sebagai mahasiswa. Dan saya rasa saya, jujur saya tidak tambah pintar dalam bidang ini. Rasanya malah saya bisa dibilang paling bodoh untuk urusan ini. Jika ditanya tentang teori-teori saya masih harus membuka catatan atau pun internet karena saya memang jarang mencatat. Kebetulan memang teknologi semakin canggih, saya lebih sering meminta materi presentasi dosen dan setelah itu menunggu hingga ada pengumuman ujian, baru saya baca. Itulah mengapa saya merasa tidak menjadi pandai ketika kuliah ini, saya tidak bisa menghapal semua itu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...